USM ITB 2009 Terpadu

October 30, 2008 Master Seni 0 Comments

USM (Ujian Saringan Masuk)ITB 2009 atau Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi ITB (PMBP-ITB), terdiri atas :
1. PMBP-ITB 2009 di Daerah, diselenggarakan ITB secara mandiri di beberapa kota di Indonesia (Jakarta, Bandung, Palembang, Balikpapan, Pekanbaru, Makasar, dll) pada bulan Maret 2009
2. PMBP-ITB 2009 Terpusat, diselenggarakan ITB secara mandiri, di kota Bandung, pada tanggal 30 dan 31 Mei 2009.
3. Program Kemitraan Nusantara ITB (KN-ITB), untuk menjaring calon mahasiswa terbaik yang diajukan oleh instansi-instansi mitra ITB (Pemerintah Daerah, Perusahaan Mitra ITB, Instansi Pemerintah lainnya)
4. Program Seleksi Mahasiswa Transfer ITB (SMT-ITB), bagi para mahasiswa transfer dari universitas mitra ITB yang ingin melanjutkan pendidikan program sarjana di ITB, dan diajukan oleh universitas asalnya.
5. Program Seleksi Mahasiswa Internasional ITB (SMI-ITB), bagi calon mahasiswa berkewarganegaraan asing yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi di ITB.
* Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri, yang rencananya akan diadakan pada bulan Juli 2009, dilaksanakan oleh DITJEN DIKTI, DEPDIKNAS RI.



Berikut kami Jelaskan secara singkat yang kami kutip dari www.itb.ac.id :

PENELUSURAN MINAT, BAKAT, DAN POTENSI ITB
(PMBP-ITB) 2009 DI DAERAH


Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi (PMBP-ITB) 2009 di Daerah (dahulu dikenal dengan nama USM-ITB di Daerah) ini bertujuan untuk mendapatkan mahasiswa yang mempunyai kualifikasi akademik dan kepribadian yang baik. Untuk keberhasilan di bidang pekerjaan, selain mempunyai kualifikasi akademik yang baik, kualitas dalam hal-hal seperti leadership, komunikasi, kreativitas, loyalitas, dan sikap-sikap lainnya sangat menentukan. Untuk mencapai hal tersebut, maka ITB senantiasa melakukan perbaikan dari segala aspek yang masih memungkinkan, yaitu mulai dari segi dasar dan prosedur penerimaan mahasiswanya hingga proses dan prosedur pembelajaran di ITB.

Kegiatan penjaringan atau tes di daerah, merupakan salah satu pilihan yang menawarkan kemudahan kepada calon mahasiswa untuk mengakses sistem seleksi mahasiswa baru ITB. PMBP-ITB 2009 di Daerah terdiri atas tiga jalur ujian yang berbeda, yaitu :

1. Jalur Sains dan Teknologi.
2. Jalur Seni Rupa dan Desain.
3. Jalur Bisnis dan Manajemen.

PMBP – ITB di Daerah tahun 2009 pada pelaksanaannya akan melibatkan Pemerintah Daerah, Ikatan Alumni atau pihak lain yang ditunjuk oleh ITB. Program ini memberi kesempatan putra/putri daerah untuk mengikuti seleksi PMBP-ITB tanpa harus meninggalkan daerahnya masing-masing selama mengikuti tes 2 hari berturut-turut.



TUJUAN

PMBP-ITB bertujuan memilih calon mahasiswa ITB yang memiliki kemampuan akademik, kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan potensi untuk dapat mengikuti dan menyelesaikan pendidikan program sarjana yang sesuai dengan minat dan bakatnya dalam batas waktu yang telah ditetapkan.



POLA SELEKSI

PMBP-ITB menyeleksi para calon mahasiswa yang diperkirakan dapat menyelesaikan pendidikan di ITB dengan hasil baik dan pada waktu yang telah ditetapkan.

1. Seleksi dilakukan melalui ujian tertulis yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut-turut.
2. Seleksi dilakukan secara serentak untuk semua jalur pilihan ujian. Calon peserta dapat memilih salah satu, dua, atau ketiga jalur ujian yang disediakan, asalkan dapat memenuhi semua persyaratan dari masing-masing jalur ujian.
3. Hasil ujian tertulis merupakan penentu utama dalam pengambilan keputusan pada seleksi ini.

PENELUSURAN MINAT, BAKAT, DAN POTENSI ITB
(PMBP-ITB) 2009 TERPUSAT


Program Penelusuran Minat, Bakat, dan Potensi (PMBP-ITB) 2009 Terpusat (dahulu dikenal dengan nama USM-ITB Terpusat) ini bertujuan untuk mendapatkan mahasiswa yang mempunyai kualifikasi akademik dan kepribadian yang baik. Untuk keberhasilan di bidang pekerjaan, selain mempunyai kualifikasi akademik yang baik, kualitas dalam hal-hal seperti leadership, komunikasi, kreativitas, loyalitas, dan sikap-sikap lainnya sangat menentukan. Untuk mencapai hal tersebut, maka ITB senantiasa melakukan perbaikan dari segala aspek yang masih memungkinkan, yaitu mulai dari segi dasar dan prosedur penerimaan mahasiswanya hingga proses dan prosedur pembelajaran di ITB.

PMBP-ITB 2009 Terpusat terdiri atas tiga jalur ujian yang berbeda, yaitu :

1. Jalur Sains dan Teknologi.
2. Jalur Seni Rupa dan Desain.
3. Jalur Bisnis dan Manajemen.

Berbeda dengan pelaksanaan PMBP-ITB 2009 di Daerah, PMBP – ITB 2009 Terpusat hanya akan diselenggarakan di Bandung. Ujian seleksi akan dilaksanakan dalam dua hari berturut-turut, tanggal 30 dan 31 Mei 2009.



TUJUAN

PMBP-ITB bertujuan memilih calon mahasiswa ITB yang memiliki kemampuan akademik, kematangan pribadi, kemampuan penalaran, dan potensi untuk dapat mengikuti dan menyelesaikan pendidikan program sarjana yang sesuai dengan minat dan bakatnya dalam batas waktu yang telah ditetapkan.



POLA SELEKSI

PMBP-ITB menyeleksi para calon mahasiswa yang diperkirakan dapat menyelesaikan pendidikan di ITB dengan hasil baik dan pada waktu yang telah ditetapkan.

1. Seleksi dilakukan melalui ujian tertulis yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari berturut-turut.
2. Seleksi dilakukan secara serentak untuk semua jalur pilihan ujian. Calon peserta dapat memilih salah satu, dua, atau ketiga jalur ujian yang disediakan, asalkan dapat memenuhi semua persyaratan dari masing-masing jalur ujian.
3. Hasil ujian tertulis merupakan penentu utama dalam pengambilan keputusan pada seleksi ini.

Selengkapnya anda dapat mengunjungi situs ini www.itb.ac.id/usm-itb/

PENENTUAN BIDANG STUDI DI ITB

Pendidikan di ITB adalah pendidikan kesarjanaan yang memberikan penguasaan ilmu yang komprehensif disertai wawasan yang luas, dan dilengkapi dengan kesadaran akan pemanfaatannya, sehingga para lulusannya memiliki kemampuan dan naluri pengembangan dan/atau penerapannya, baik secara mandiri maupun dengan bekerjasama, termasuk kerjasama antar disiplin. Atas dasar itu, penerimaan mahasiswa di ITB, untuk semua jalur Ujian Saringan Masuk, dilaksanakan melalui penerimaan di tingkat Fakultas/Sekolah. Hal ini mungkin berbeda dengan beberapa universitas lain di Indonesia.

Pada tahun kedua, mahasiswa ditempatkan pada program studi yang diminatinya berdasarkan prioritas pilihannya, tempat yang tersedia, serta prestasi akademik yang dicapainya di tahun pertama perkuliahan. Kemungkinan bahwa seorang mahasiswa akhirnya dijuruskan pada program studi bukan pilihan utamanya dapat saja terjadi. Namun demikian karena pengelompokan program studi dalam suatu Fakultas/Sekolah didasarkan atas keserumpunan dan kontekstualitas keilmuan yang sama, maka perbedaan antara program studi yang satu dengan program studi yang lain di dalam Fakultas/Sekolah yang bersangkutan, tidak signifikan.

Selain itu lulusan pendidikan sarjana ITB disiapkan untuk menghadapi perubahan dan mengikuti perkembangan. Oleh karena itu setiap mahasiswa ITB jika menginginkan dapat mengambil mata kuliah dari program studi lain 10-30 % (tergantung pada ketentuan yang berlaku di program studi yang dimasukinya). Dengan demikian kesempatan untuk mengambil mata kuliah dari program studi yang menjadi pilihan utamanya tidak tertutup sama sekali, walaupun tidak sebanyak yang diinginkannya.

Dengan mempertimbangkan sistem pendidikan sarjana ITB tersebut, ITB menyarankan agar calon mahasiswa yang lebih menginginkan pendidikan vokasional, yaitu pendidikan yang lebih mengutamakan keahlian dalam bidangnya saja, atau hanya ingin masuk program studi tertentu saja, sebaiknya mempertimbangkan terlebih dahulu sebelum memilih untuk mengikuti pendidikan di ITB ini.

KEIKUTSERTAAN PMBP-ITB 2009

Peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah yang tidak lulus atau membatalkan kelulusannya, masih memiliki kesempatan untuk mengikuti PMBP-ITB 2009 Terpusat dan/atau Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009. ITB tidak akan melakukan "black list" bagi para peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah yang mengikuti PMBP-ITB 2009 Terpusat dan/atau Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009, sehingga memiliki peluang kelulusan di ITB yang sama dengan peserta PMBP-ITB 2009 Terpusat dan/atau Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009 lainnya.

Peserta PMBP-ITB 2009 Terpusat yang tidak lulus atau membatalkan kelulusannya, masih memiliki kesempatan untuk mengikuti Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009. Tidak ada "black list" yang diberlakukan di Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009, dalam bentuk apa pun, sehingga peluang kelulusan para peserta tersebut di ITB, sama dengan dan/atau Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009 lainnya.

Catatan :

1. Peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah yang ingin mengikuti PMBP-ITB 2009 Terpusat, tidak diperkenankan mengurangi nilai SDPA yang pernah dijanjikannya pada saat mengikuti PMBP-ITB 2009 di Daerah
2. Peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah maupun Peserta PMBP-ITB 2009 Terpusat yang ingin mengikuti Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009, tidak dibebani oleh nilai SDPA minimum
3. Nilai SDPA yang dijanjikan di PMBP-ITB 2009 dan atau Seleksi Nasional Perguruan Tinggi Negeri 2009, tidak berkaitan dengan peluang kelulusan calon peserta di ITB.

JADWAL KEGIATAN

Ujian seleksi akan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, tanggal 30 dan 31 Mei 2009, di Kampus ITB dan beberapa lokasi lain disekitar Kampus ITB, dengan jadwal pelaksanaan kegiatan sebagai berikut :

* Penjualan Formulir Pendaftaran Peserta Ujian :
o Waktu : Pertengahan April s.d. Akhir Mei 2009 (tentatif)
o Tempat : Loket Direktorat Pendidikan ITB, Gd. CCAR-ITB lt. 1, Jl. Tamansari 64 Bandung



* Pengembalian Formulir Pendaftaran Peserta Ujian :
o Waktu : 20 s.d. 27 Mei 2009 (tentatif)
o Tempat : Gd. Sasana Budaya Ganesha, Jl. Tamansari 73 Bandung



* Pelaksanaan Ujian Seleksi :
o Waktu : 30 dan 31 Mei 2009
o Tempat : sesuai informasi yang tercantum di Kartu Tanda Peserta Ujian

BIAYA PENDIDIKAN


Biaya pendidikan yang harus dilunasi oleh mahasiswa selama menempuh pendidikannya di ITB, bila lulus pada PMBP-ITB 2009 Terpusat, terdiri atas :

* Sumbangan Dana Pengembangan Akademik (SDPA) yang dibayarkan hanya sekali saja, dan harus sudah lunas sebelum pelaksanaan Pendaftaran Awal Mahasiswa Baru ITB 2009, bagi mereka yang lulus dan diterima sebagai calon mahasiswa ITB. ITB tidak menyediakan mekanisme pembayaran SDPA secara angsuran. Besarnya SDPA tergantung jalur ujian yang ditempuh :
o Minimal Rp. 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah) bagi peserta yang memilih salah satu pilihannya adalah SBM.
o Minimal Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) bagi peserta yang memilih Fakultas/Sekolah yang lain dan tidak memilih SBM.
o Minimal Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah) bagi peserta yang hanya memilih FSRD.
o Tidak ditentukan besarnya (SDPA boleh nol rupiah) bagi peserta yang merupakan peraih medali di salah satu Olimpiade Keilmuan Tingkat Nasional, sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi lengkap dapat diperoleh di situs resmi PMBP-ITB 2009 (http://www.itb.ac.id/usm-itb/).
o Tidak ditentukan besarnya (SDPA boleh nol rupiah) bagi peserta yang merupakan peserta jalur Beasiswa Ekonomi Lemah. Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon peserta PMBP-ITB 2009 Terpusat kategori Beasiswa Ekonomi Lemah, dapat diperoleh di situs resmi PMBP-ITB 2009 (http://www.itb.ac.id/usm-itb/).
o Tidak ditentukan besarnya (SDPA boleh nol rupiah) bagi peserta yang merupakan peserta jalur Beasiswa Penuh. Syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon peserta PMBP-ITB 2009 Terpusat kategori Beasiswa Penuh, dapat diperoleh di situs resmi PMBP-ITB 2009 (http://www.itb.ac.id/usm-itb/).
o Tidak ditentukan besarnya (SDPA boleh nol rupiah) bagi peserta yang sejak awal memilih program studi-program studi pada fakultas tertentu saja. Untuk tahun ajaran 2009 program studi yang tidak menentukan biaya SDPA adalah Oseanografi (FITB), Teknik Metalurgi (FTTM), Meteorologi (FITB), Astronomi (FMIPA), dan Seni Rupa (FSRD).

Catatan :
Peserta PMBP-ITB 2009 di Daerah yang ingin mengikuti PMBP-ITB 2009 Terpusat, tidak diperkenankan mengurangi nilai SDPA yang pernah dijanjikannya pada saat mengikuti PMBP-ITB 2009 di Daerah



* Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP), terdiri atas :
o Biaya Penyelenggaraan Pendidikan Pokok (BPPP), diperkirakan sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) per semester
o Biaya Penyelenggaraan Pendidikan Tambahan (BPPT), yang besarnya berkisar antara Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) s.d. Rp. 1.000.000,- (satu juta rupiah) per semester, tergantung prestasi akademik dan kemampuan ekonomi mahasiswa yang bersangkutan.
o Khusus untuk program studi Manajemen (SBM), Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) dibayarkan berdasarkan jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) yang diambil setiap semesternya, dengan jumlah Rp. 750.000,- (Tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) per SKS dalam satu semester.

JADWAL PELAKSANAAN UJIAN

Ujian seleksi akan dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, tanggal 30 dan 31 Mei 2009, di Kampus ITB dan beberapa lokasi lain disekitar Kampus ITB, dengan jadwal harian sebagai berikut :

Waktu


Sabtu, 30 Mei 2009

07.30 - 12.30


Psikotes

12.30 – 13.30


Pergantian naskah ujian

13.30 – 14.00


Tes Peta Bakat dan Kekuatan Individu

14.00 – 14.15


Istirahat

14.15 - 16.15


Kemampuan Seni Rupa



Waktu


Minggu, 31 Mei 2009

07.30 - 09.30


Tes Bakat Skolastik

09.30 - 09.45


Pergantian naskah ujian

09.45 – 10.45


Bahasa Inggris

10.45 – 11.00


Pergantian naskah ujian

11.00 – 12.30


Matematika Dasar

12.30 – 13.30


Istirahat

13.30 - 15.30


Kemampuan MIPA Terpadu

MATERI UJIAN

Ujian seleksi PMBP-ITB 2009 Terpusat dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, dalam bentuk ujian tertulis. Materi ujian seleksi bagi PMBP-ITB 2009 Terpusat meliputi 6 kelompok kemampuan, yaitu :



* Psikotes : diikuti oleh seluruh peserta program.

Ujian ini berupa rangkaian tes untuk mengukur aspek-aspek psikologis yang diperlukan untuk evaluasi terhadap potensi calon mahasiswa.



* Tes Peta Bakat dan Kekuatan Individu : diikuti oleh seluruh peserta program

Ujian ini menjabarkan bakat dan kemampuan individu calon mahasiswa, sehingga dapat ditelusuri minat dan bakat masing-masing calon mahasiswa.



* Tes Bakat Skolastik (TBS) : diikuti oleh seluruh peserta program.

Ujian ini mengukur kemampuan dalam logika dan penalaran, sehingga dapat dievaluasi kemampuan calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.



* Bahasa Inggris : diikuti oleh seluruh peserta program.

Ujian ini mengukur kemampuan dalam berbahasa Inggris, sehingga dapat dievaluasi kemampuan komunikasi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.



* Kemampuan Seni Rupa : hanya diikuti oleh peminat FSRD
+ Menggambar I : Ujian ini mengukur keterampilan Seni Rupa calon mahasiswa
+ Menggambar II : Ujian ini mengukur kreativitas calon mahasiswa



* Kemampuan Akademik :



+ Matematika Dasar : hanya diikuti oleh peminat SBM dan peminat Sains dan Teknologi.

Ujian ini mengukur kemampuan matematika dasar calon mahasiswa, berfungsi sebagai alat evaluasi potensi dan prestasi akademik calon mahasiswa.



+ Kemampuan MIPA Terpadu : hanya diikuti oleh peminat Sains dan Teknologi.

Ujian ini terdiri atas materi MIPA (mencakup Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi) Terpadu. Berupa tes untuk mengukur potensi dan prestasi akademik calon mahasiswa.

Untuk pengiriman hasil ujian akan diumumkan di beberapa media cetak seperti Pikiran Rakyat, kemudian internet, dan anda yang lulus akan mendapat surat panggilan sebagai langkah untuk verfikasi pendaftaran ulang.

Selamat Berjuang ya... Gimana tetap semangat yach ...









0 komentar:

Jika sahabat merasa masih ada yang ingin ditanyakan seputar artikel di atas silahkan beri komentar.



Trims.-Master Seni Tim-

Kampus Institut Teknologi Bandung - ITB

October 26, 2008 Master Seni 0 Comments

Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah sebuah perguruan tinggi negeri yang berkedudukan di Kota Bandung. ITB didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Saat ini status ITB adalah BHMN (Badan Hukum Milik Negara).

Kampus utama ITB, di sebelah utara kota Bandung, dan bagian kampus lainnya, memiliki luas area 770.000 m².

Asrama mahasiswa, perumahan dosen, dan kantor pusat administrasi tidak terletak di kampus utama namun masih dalam jangkauan yang mudah untuk ditempuh. Fasilitas yang tersedia di kampus di antaranya toko buku, kantor pos, kantin, dan klinik.

Selain ruangan kuliah, laboratorium, bengkel dan studio, ITB memiliki sebuah galeri seni yaitu Galeri Soemardja, fasilitas olah raga, dan sebuah Campus Center. Di dekat kampus juga terdapat Masjid Salman untuk beribadah dan aktivitas keagamaan umat Islam di ITB. Untuk mendukung pelaksanaan aktivitas akademik dan riset, terdapat fasilitas-fasilitas pendukung akademik, dintaranya Perpustakaan Pusat (dengan koleksi sekira 150.000 buku dan 1000 judul jurnal), Sarana Olah Raga Sasana Budaya Ganesha, Pusat Bahasa, Pusat layanan komputer (ComLabs) dan Observatorium Bosscha (salah satu fasilitas dari Kelompok Keahlian Astronomi FMIPA), terletak 11 kilometer di sebelah utara Bandung.

Rektor ITB saat ini adalah Prof. Djoko Santoso (hasil pemilihan pada Bulan Desember 2004 - Januari 2005) untuk periode 2005-2010.


Sejarah
Aula Barat ITB, bangunan peninggalan masa penjajahan Belanda dengan bentuk atapnya yang khas. Oleh arsitek Henri Maclaine Pont
Aula Barat ITB, bangunan peninggalan masa penjajahan Belanda dengan bentuk atapnya yang khas. Oleh arsitek Henri Maclaine Pont

ITB didirikan pada 1920 dengan nama "Technische Hooge School (THS)" te Bandoeng. ITB juga merupakan tempat di mana presiden Indonesia pertama, Soekarno meraih gelar insinyurnya dalam bidang Teknik Sipil.

Pada masa penjajahan Jepang, THS diubah namanya menjadi "Bandung Kogyo Daigaku (BKD)". Kemudian pada masa kemerdekaan Indonesia, tahun 1945, namanya diubah menjadi "Sekolah Tinggi Teknik (STT) Bandung". Pada tahun 1946, STT Bandung dipindahkan ke Yogyakarta dan menjadi cikal bakal lahirnya Fakultas Teknik Universitas Gajah Mada.

Pada tanggal 21 Juni 1946, NICA mendirikan Universiteit Van Indonesie dengan Faculteit van Technische Wetenschap sebagai pengganti STT Bandung. Dan pada 6 Oktober 1947, Faculteit van Exacte Wetenschap berdiri. Ini kemudian menjadi Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam Universitas Indonesia.

Kemudian pada tanggal 2 Maret 1959, Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam secara resmi memisahkan diri menjadi Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kini, dengan suplai tahunan pelajar-pelajar Indonesia terbaik, ITB merupakan pusat ilmu sains, teknologi, dan seni terbaik di Indonesia.[rujukan?]

ITB juga mendukung para pelajar dan aktivitas sosial mereka dengan mendukung himpunan mahasiswa yang ada di setiap departemen.

Fakultas
Plaza Widya ITB dengan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan, perhatikan bentuk atap khas bangunan di ITB
Plaza Widya ITB dengan Gunung Tangkuban Perahu di kejauhan, perhatikan bentuk atap khas bangunan di ITB
Bangunan perpustakaan pusat ITB
Bangunan perpustakaan pusat ITB

ITB memiliki 12 fakultas atau sekolah, yaitu:

1. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
1. Astronomi
2. Kimia
3. Matematika
4. Fisika
2. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH)
1. Biologi
2. Mikrobiologi
3. Sekolah Farmasi (SF)
1. Sains dan Teknologi Farmasi
2. Farmasi Klinik dan Komunitas
4. Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM)
1. Teknik Metalurgi
2. Teknik Pertambangan
3. Teknik Perminyakan
4. Teknik Geofisika
5. Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB)
1. Teknik Geodesi
2. Teknik Geologi
3. Meteorologi
4. Oseanografi
6. Fakultas Teknologi Industri (FTI)
1. Teknik Kimia
2. Teknik Fisika
3. Teknik Industri
7. Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD)
1. Teknik Mesin
2. Teknik Penerbangan
3. Teknik Material
8. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI)
1. Teknik Elektro
2. Informatika
9. Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)
1. Teknik Sipil
2. Teknik Lingkungan
3. Teknik Kelautan
10. Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SAPPK)
1. Arsitektur
2. Perencanaan Wilayah dan Kota
11. Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD)
1. Seni Rupa Murni
2. Desain Komunikasi Visual
3. Desain Interior
4. Desain Produk
5. Kriya Seni
12. Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM)
1. Manajemen

Fakultas adalah unit pendidikan di ITB yang memiliki setidak-tidaknya 3 program studi tingkat Sarjana, sementara Sekolah adalah unit pendidikan yang hanya memiliki 1 atau 2 program studi tingkat Sarjana. Namun ada kecenderungan beberapa sekolah untuk mempertahankan nama mereka yang sudah baku seperti STEI yang sudah memiliki 8 program kekhususan di tingkat Sarjana, dan SBM yang memiliki 3 program kekhususan di tingkat Sarjana. Baik Fakultas maupun Sekolah masing-masing dipimpin oleh seorang dekan. Perbedaan Fakultas dengan Sekolah di ITB hanyalah sekedar terminologi belaka.

Reputasi

ITB adalah salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Dalam sebuah survey internasional yang dirilis oleh Times Higher Education Supplement-Quacquarelli Symonds (THES-QS) pada tanggal 5 Oktober 2006, ITB berada pada peringkat 258. Universitas Indonesia pada survey tersebut berada pada tingkat yang lebih tinggi di posisi 250, Universitas Gadjah Mada dan Universitas Diponegoro berturut-turut pada posisi 270 dan 495 Universitas-universitas negara tetangga lainnya pada survey yang sama adalah diantaranya National University of Singapore pada posisi ke-19 dan Universiti Kebangsaan Malaysia pada posisi ke-128.

0 komentar:

Jika sahabat merasa masih ada yang ingin ditanyakan seputar artikel di atas silahkan beri komentar.



Trims.-Master Seni Tim-



Enter your email address:

Delivered by FeedBurner





Informasi


 photo Miliki paketnya_zpsbwrieqle.jpg
 photo Siap hadapi banner jempol paling atas kiri_zpsjrtobcvd.jpg
 photo persipakan dirimu sahabat_zps1ku5xlxo.jpg

 photo kriteria jawaban gambar_zpsa8pjivzt.jpg
 photo Jaminan 100 persen siap sbmptn dan snmptn fsrd itb2015_zpskpt9da3g.jpg
 photo tanpa jago gambar_zpsmg45fruq.jpg

Siswa Online

Follow by Email

Master Seni Fans Page on Facebook

Master Seni Tim

Master Seni Tim
www.master-seni.com
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Google Plus